TBNEWSPOLRESKUBURAYA.ID – Seorang pria berinisial TI (58), warga Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya di salah satu kompleks di Desa Mega Timur, Kecamatan Sungai Ambawang, Jumat (25/9/2026) sore.
Korban ditemukan setelah rekan kerjanya, EO (55), mendatangi rumah tersebut sekitar pukul 16.30 WIB untuk mengecek kondisinya. EO datang karena TI yang bekerja sebagai petugas parkir Bakso PSP diketahui tidak masuk kerja selama enam hari, sejak Minggu (20/9/2026).
Kapolsek Sungai Ambawang AKP Junaifi melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade mengatakan, saat tiba di lokasi, EO mendapati pintu depan dan samping rumah korban dalam keadaan tertutup rapat.
EO kemudian menanyakan keberadaan korban kepada tetangganya, AN, yang saat itu berada di depan rumah.
Menurut keterangan AN, korban terakhir kali terlihat pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, korban terlihat sedang duduk di ruang tamu rumahnya ketika AN hendak berangkat kerja.
“Setelah itu, AN tidak pernah lagi melihat korban,” kata Ade dalam keterangannya, Senin (28/9/2026).
Setelah mendapat informasi tersebut, EO meminta izin kepada AN untuk mengecek kondisi rumah korban.
Saat berada di bagian samping rumah, EO melihat tirai jendela kamar korban dalam keadaan terbuka. Ketika mengintip dari jendela, EO melihat tubuh seorang laki-laki dalam kondisi sudah membengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap.
EO kemudian memberitahukan temuannya kepada AN. Keduanya kembali mengecek dari luar jendela dan memastikan sosok tersebut adalah korban.
AN selanjutnya menghubungi ketua RT setempat dan EI (anak kandung korban). EI kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas Desa Mega Timur.

Petugas Polsek Sungai Ambawang bersama Tim Inafis Polres Kubu Raya kemudian mendatangi lokasi. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban ke RS Bhayangkara Tk. II Anton Soejarwo untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil visum et repertum, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, baik akibat benda tumpul maupun benda tajam.
Selain hasil pemeriksaan tersebut, polisi juga memperoleh keterangan dari sejumlah saksi bahwa korban memiliki riwayat sakit sekitar satu tahun terakhir. Korban disebut sempat mengeluhkan nyeri pada bagian dada kepada rekan kerjanya.
“Untuk pihak keluarga, mereka telah mengikhlaskan meninggalnya korban dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah. Keluarga juga tidak menuntut atau melaporkan kejadian tersebut secara hukum,” ujar Ade.
Penulis : cpt_ltr2002
Editor : Aiptu Ade
follow up : web resmi Polres Kubu Raya ( tbnewspolreskuburaya.id)
Call Centre : 110






