TBNEWSPOLRESKUBURAYA.ID – Kobaran api dan kepulan asap pekat yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Kubu Raya tak lantas melumpuhkan semangat Tim Gabungan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Menginjak hari ke 13, perjuangan personel Polres Kubu Raya bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), relawan, dan stakeholders terkait kembali terjun membasah kuyupkan lahan gambut di titik-titik krusial, Senin (27/7/26).

Aksi pantang menyerah ini menyasar sejumlah lokasi yang tergolong rawan dan mendekati pemukiman warga, seperti kawasan sekitar SMA Negeri 4, Perumahan Fajar Asri 6, Sungai Raya Dalam ujung hingga wilayah potensial lainnya di Kecamatan Rasau Jaya, Kecamatan Ambawang, dan Kecamatan Sungai Kakap. Dengan perlengkapan lengkap dan selang yang membentang ratusan meter, tim gabungan berpacu dengan angin untuk melancarkan taktik penyekatan dan pendinginan (cooling down).

Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, melalui Kasubsi Penmas Humas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, menegaskan bahwa strategi pendinginan dan penyekatan ini menjadi kunci mutlak untuk memutus rantai penyebaran api bawah tanah (peatland fire).

“Langkah pendinginan dan penyekatan ini kami lakukan secara intensif untuk memastikan sisa-sisa bara di dalam gambut benar-benar padam total. Tanpa penyekatan yang presisi, angin kencang bisa kembali memicu kobaran api baru yang mengancam pemukiman serta fasilitas publik,” tegas Ade.

Guna mempercepat deteksi dini dan respons di lapangan, Polres Kubu Raya meminta peran aktif seluruh lapisan masyarakat. Warga diimbau untuk tak ragu melapor apabila melihat kepulan asap atau titik api sekecil apa pun di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka.

“Sinergi dengan warga adalah kunci pertahanan awal kita. Jika melihat atau menemukan titik api, masyarakat kami minta untuk segera menghubungi layanan Call Center Polri di nomor 110. Setiap laporan yang masuk akan langsung kami tindak lanjuti secara cepat,” tambah Ade.

Di sisi lain, Polres Kubu Raya memberikan peringatan keras kepada pihak-pihak yang masih nekat membakar lahan secara tidak bertanggung jawab. Polisi memastikan tidak ada ruang toleransi bagi para pelaku perusakan lingkungan.

“Kami mengimbau dengan sangat agar masyarakat tidak melakukan tindakan melanggar hukum dengan membakar lahan secara sengaja. Polres Kubu Raya tidak akan segan menindak tegas para pelaku tanpa pandang bulu sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Perjuangan menembus pekatnya asap dan teriknya medan gambut tentu mengeuras fisik serta mental para petugas di lapangan. Kepedulian dan dorongan moral dari masyarakat menjadi energi tambahan yang sangat berarti. Mari kita bersama-sama menyatukan doa untuk seluruh Tim Gabungan Karhutla Polres Kubu Raya, BNPB, relawan, dan elemen masyarakat agar senantiasa dianugerahi kesehatan, kekuatan, serta keselamatan hingga seluruh titik api berhasil dipadamkan.

 

 

 

 

Penulis : cpt_ltr2002
Editor : Aiptu Ade
follow up : web resmi Polres Kubu Raya ( tbnewspolreskuburaya.id)
Call Centre : 110

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan